banner 728x250

Padang Tetap Relokasi 3.000 Warga Terdampak Banjir

Banjir bandang di Padang meninggalkan sekitar 3.000 warga yang belum bisa kembali ke rumah akibat kerusakan berat, trauma, dan kawasan rawan.

Sekitar 3.000 warga terdampak banjir bandang di Kota Padang belum dapat kembali ke rumah akibat kerusakan parah dan trauma pascabencana. – Foto: ip
banner 120x600
banner 468x60

PADANG, balangantimes.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyatakan ribuan warga terdampak banjir bandang pada akhir November belum dapat kembali ke rumah masing-masing. Banyak rumah mengalami kerusakan berat, hilang terbawa arus, atau tidak layak huni. Sebagian warga juga masih mengalami trauma, terutama mereka yang tinggal di bantaran sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan, “Awalnya jumlah pengungsi lebih dari 5.000 orang. Sekarang tinggal sekitar 3.000 orang. Banyak yang belum pulang karena rumah rusak, hilang, atau tidak layak huni. Ada juga yang trauma.” Warga yang tinggal di kawasan rawan tidak diperkenankan kembali ke lokasi semula dan akan direlokasi.

banner 325x300

Empat kecamatan paling terdampak yakni Pauh, Nanggalo, Koto Tangah, dan Kuranji. BPBD telah menyiapkan pos pengungsian di seluruh wilayah tersebut, sementara proses pembersihan material lumpur terus dilakukan bersama TNI, Polri, dan dinas terkait menggunakan alat berat, mobil pemadam, serta mobil penyemprot air.

Hendri menambahkan bahwa pendataan dampak bencana dilakukan secara digital melalui aplikasi Jitu Pasna. “Data dikumpulkan oleh RT, RW, lurah, dan camat. Semua data dimasukkan secara digital memakai format sesuai Perka BNPB,” ujarnya. Informasi ini akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun rencana pemulihan jangka panjang, termasuk kebijakan relokasi ke huntara dan huntap.

Masa tanggap darurat berlangsung hingga 8 Desember 2025. Hendri menegaskan, “Relokasi sedang dibahas, mulai dari penyediaan lahan hingga jumlah warga yang akan dipindahkan. Dalam waktu dekat akan ada rapat khusus untuk membahas hal ini.” Ia berharap seluruh elemen masyarakat bergerak bersama agar Kota Padang bisa pulih seperti sediakala. “Semoga kita tetap tegar, tangguh, dan waspada terhadap risiko ke depan,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *